Welcome to the Jonggol
Pada tanggal 03 Januari 2015, aku datang sebagai siswa magang di ID-Networkers. Aku datang ke Cileungsi ke rumah Pak Dedi selaku pemilik ID-Networkers. Di rumahnya Pak Dedi,nggak ada siswa magang yang lain. Jadi aku berfikir,kalau aku datang lebih awal daripada yang lain. Keesokan harinya, aku diantarkan Pak Dedi ke sebuah pesantren yang bernama Madinatul Qur’an.
Madinatul Qur’an 1
Setelah seminggu di Madinatul Qur’an 1, kami dipindahkan ke MAdinatul Qur’an 2. Karena di Madinatul Qur’an 1,kami tidur di ruang kelas belajar para santri. Nah,berhubung hari libur santri akan segera habis, maka tentunya kelas tersebut akan digunakan lagi untuk belajar. Makanya kami harus pindah ke Madinatul Qur’an 2
Madinatul Qur’san 2
Disini,aku disambut oleh teman – teman baruku yang juga siswa dari ID-Networkers. Disini,aku mendapat banyak hal baru didalam hidupku. seperti belajar bahasa arab, teman – teman baru, belajar IT yang lebih focus ke jaringan, dan hal ini juga merupakan pertama kalinya aku pergi ke Jakarta.
Belajar Bahasa Arab
Kami pindah ke MQ2 pada tanggal 11 Januari 2015. Awalnya, aku berfikir kalau tempatnya sangat kecil, karena asramanya adalah setengah dari masjid. Tapi kemudian, aku mulai merasa nyaman meskipun tempatnya tidak terlalu luas. Di MQ2, aku belajar banyak dari kehidupan disana. Kesabaran, mema’afkan, aqidah, fiqih, bahasa arab, berbagi, tolong menolong, dll. Disana, kami juga dilatih untuk hidup mandiri. Masak sendiri, cuci baju sendiri, dll. Setelah beberapa minggu disana, kehilangan seseorang karena dia pindah. Rasanya, sangat sedih. Padahal kami baru beberapa minggu tinggal disana.
Dan sekarang,semua itu tinggal kenangan. karena sekarang, kami telah dipindahkan ke Cileungsi. kuharap, meskipun kami berpisah, kami tetap saling tegur saat bertemu lagi suatu hari nanti. hanya foto - foto inilah yang mengingatkanku kembali kepada teman - temanku itu.











